Akselerasi perenang di dalam air sangat bergantung pada efisiensi daya dorong yang dihasilkan oleh anggota tubuh bagian atas. Seringkali perenang mengalami kendala laju yang lambat akibat kesalahan mendasar pada Kayuhan Tangan saat membelah kerapatan air kolam. Melakukan evaluasi dan koreksi terhadap alur tarikan tangan menjadi langkah penting untuk mendongkrak kecepatan renang secara keseluruhan. Para pelatih memanfaatkan analisis rekaman video guna mendeteksi penyimpangan gerakan yang sering tidak disadari oleh para atletnya.
Kesalahan umum yang paling sering terjadi adalah posisi siku yang terlalu turun saat tangan mulai menekan air ke bawah. Posisi High Elbow catch harus dipertahankan agar lengan bawah dan telapak kaki dapat membentuk permukaan pendayung yang luas dan kuat. Sikap siku yang tinggi memaksa otot dada dan punggung ikut bekerja mendayung air, bukan hanya mengandalkan otot bahu semata. Koreksi posisi ini secara langsung akan meningkatkan gaya dorong maju dalam setiap siklus gerakan tangan.
Fase masuknya tangan ke dalam air atau entry point memerlukan sudut penusukan yang presisi untuk meminimalkan hambatan frontal. Tangan harus masuk ke air dengan posisi telapak agak miring dan jari-jari rapat rileks tepat di depan garis bahu. Menjangkau terlalu jauh ke tengah melewati garis poros tubuh dapat menyebabkan tubuh bergoyang ke kiri dan ke kanan saat meluncur. Latihan penyesuaian sudut entry ini membuat aliran air di sekitar tubuh tetap stabil dan tidak terganggu.
Tahap pelepasan atau finish stroke di dekat pinggul harus dilakukan secara tuntas sebelum tangan diangkat keluar melintasi permukaan air. Banyak perenang terburu-buru mengangkat siku sebelum dorongan air di bagian belakang selesai dieksekusi secara sempurna. Memaksimalkan dorongan hingga akhir memperpanjang jarak luncuran tubuh pada setiap kayuhan yang dilakukan oleh atlet. Kecepatan renang akan meningkat pesat ketika seluruh fase tarikan dilaksanakan secara penuh dan bertenaga.
Proses koreksi teknik ini membutuhkan latihan repetisi dengan tempo lambat agar memori otot yang baru dapat terbentuk secara sempurna. Pelatih memberikan drill khusus menggunakan alat bantu hand paddles untuk memberi umpan balik tekanan air pada telapak tangan. Perenang yang tekun memperbaiki detail gerakan tangannya akan merasakan luncuran yang lebih ringkas, efisien, dan cepat. Penguasaan teknik kayuhan yang presisi menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan pada perlombaan renang.