Program ini bertujuan untuk Selamatkan Sejarah Cimahi yang selama ini mungkin terlupakan oleh generasi muda. Para pengurus PRSI Cimahi menyadari bahwa sejarah adalah fondasi dari karakter bangsa, dan hilangnya catatan sejarah berarti hilangnya jati diri sebuah komunitas. Dengan menggandeng para ahli kearsipan dan pegiat budaya lokal, PRSI Cimahi memposisikan diri sebagai fasilitator dalam menjaga kelestarian dokumen-dokumen penting, baik yang berkaitan dengan perkembangan olahraga air di masa lalu maupun sejarah kota secara umum.
Metode yang digunakan adalah dengan melakukan Digitalisasi Naskah secara masif dan sistematis. Naskah-naskah tua yang terbuat dari kertas yang sudah rapuh dipindai menggunakan teknologi tinggi untuk diubah ke dalam format digital yang lebih awet dan mudah diakses. Langkah ini sangat penting karena data digital tidak akan rusak oleh kelembapan atau rayap, berbeda dengan dokumen fisik asli yang terus mengalami degradasi seiring berjalannya waktu. Dengan adanya versi digital, peneliti, pelajar, dan masyarakat umum dapat mempelajari sejarah Cimahi tanpa perlu menyentuh dokumen asli yang sangat sensitif.
Upaya pengelolaan Naskah ini dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menjaga keaslian informasinya. PRSI Cimahi juga mengumpulkan foto-foto lama dan kliping berita tentang prestasi atlet masa lalu yang mungkin tidak lagi ditemukan di perpustakaan umum. Tindakan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah membangun fondasi olahraga dan kemasyarakatan di Cimahi. Dengan cara ini, PRSI Cimahi tidak hanya mencetak sejarah melalui prestasi baru di kolam renang, tetapi juga merawat sejarah yang telah ada agar tetap hidup di memori kolektif masyarakat.
Keterlibatan organisasi olahraga dalam isu pelestarian sejarah ini merupakan hal yang sangat jarang terjadi, sehingga mendapatkan apresiasi yang luas dari pemerintah daerah dan komunitas sejarah. PRSI Cimahi menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa menyentuh ranah apa pun yang dianggap penting bagi keberlangsungan peradaban lokal. Para atlet muda pun dilibatkan dalam proses ini, di mana mereka diajak untuk mengenal sejarah kota mereka sendiri sambil belajar tentang teknologi pengarsipan modern. Hal ini memberikan nilai tambah bagi para atlet, agar mereka tumbuh menjadi individu yang memiliki wawasan luas dan menghargai warisan budaya.